Tugas Prabowo-Sandi Setelah dilantik

Oleh Don Zakiyamani
Meski pemilu masih beberapa bulan lagi, dan hasil survei selalu menguntungkan Jokowi, akan tetapi menurut saya Prabowo-Sandi yang akan menjadi juara. Dasarnya sederhana, 2014 tanpa SBY, suara Jokowi dan Prabowo hanya terpaut 8 juta. Itupun, ada faktor Jusuf Kalla yang menguasai wilayah timur. Itu artinya pilpres 2019 sudah selesai.

Kemenangan Prabowo tinggal selangkah lagi, menang telak atau tipis. Itu artinya, sebagai Presiden Prabowo punya tugas berat. Tugas pertama ialah kembali menyatukan rakyat Indonesia yang terpolarisasi sejak 2014 dan tidak mampu disatukan Jokowi-JK. Tugas ini berat, mengingat bigositas yang sudah mengkarakter. Meski sulit, Prabowo-Sandi harus mencoba melakukan agar tidak seperti Jokowi-JK yang malah memperburuk persatuan rakyat.

Tugas kedua, yang harus dilakukan Prabowo-Sandi kedepan ialah menginventarisir aset-aset yang masih dikuasai dan akan dikuasai asing. Sumber Daya Alam (SDA) harus dinikmati oleh rakyat Indonesia, bukan oleh korporat.

Inti kehidupan ekonomi Pancasila ialah segala kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat. Dengan visi tersebut, ekonomi kita akan semakin kuat. Bangsa kaya SDA harusnya tidak menambah utang namun memberi pinjaman bagi negara lain.

Tugas ketiga yang harus dilakukan Prabowo-Sandi ialah menciptakan lapangan kerja. Selain menciptakan usahawan yang bisa dengan mudah dilakukan oleh Sandi, mereka berdua harus memastikan masuknya investor tanpa menginjak-injak kedaulatan negara. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, investor boleh leluasa hadir namun kedaulatan negara tidak boleh ditiadakan.

Tugas selanjutnya yang harus dilakukan Prabowo-Sandi ialah memastikan kehidupan beragama dan berpendapat sesuai dengan konstitusi negara. Selama ini ada dominasi negara terhadap definisi sehingga negara sudah menjelma sebagai paling benar. Indonesia sudah seperti negeri komunis, kebebasan berpendapat harus sesuai negara bukan konstitusi. Boleh melanggar konstitusi asal tidak menyentuh zona nyaman penguasa.

Negara demokrasi harusnya menjamin rakyatnya mengkritisi pemerintah. Bukan malah sebaliknya, kebebasan berpendapat hanya dimiliki para pendukung penguasa. Prabowo-Sandi harus memastikan para kritikus sebagai partner pemerintah, dan penjilat sebagai musuh bersama.

Setelah dilantik, Prabowo-Sandi harus berani melaksanakan tugas-tugas tersebut. Jangan menjadi pengkhianat konstitusi dan rakyat. Kebebasan umat beragama harus terjamin, ekonomi kita tidak lagi bergantung utang, meminimalisir impor, mencegah dan memberantas korupsi, serta menyatukan kembali rakyat Indonesia setelah selama ini dalam polarisasi.

Komentar Anda

Artikel Terbaru